PEMBANGUNAN EKONOMI (PEP)

PEMBANGUNAN EKONOMI

BAB-1-EKO-PEMB

2. Ekonomika-pembangunan

Indikator Pembangunan
Definisi Pembangunan menurut Meier (1995:7):

Suatu proses di mana pendapatan per kapita suatu negara meningkat dalam kurun waktu yang panjang, dengan catatan bahwa jumlah penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan absolut tidak meningkat dan distribusi pendapatan tidak semakin timpang.
KONSEP PEMBANGUNAN EKONOMI
PEMBANGUNAN EKONOMI DAN PERTUMBUHAN EKONOMI
STRATEGI PEMBANGUNAN EKONOMI
MANFAAT DAN KERUGIAN PEMBANGUNAN EKONOMI
KARAKTERISTIK NEGARA SEDANG BERKEMBANG
KARAKTERISTIK NEGARA MISKIN

PEMBANGUNAN EKONOMI
KONSEP LAMA
PEMBANGUNAN EKONOMI ADALAH SUATU PROSES YANG MENYEBABKAN PENDAPATAN PER KAPITA SUATU MASYARAKAT MENINGKAT DALAM JANGKA PANJANG MEIER AND BALDWIN
KONSEP BARU
PEMBANGUNAN EKONOMI ADALAH SUATU PROSES MULTIDIMENSIONAL YANG MENYEBABKAN PERUBAHAN BESAR SECARA SOSIAL DAN EKONOMI.

Manfaat Pembangunan Ekonomi
Peningkatan output nasional
Peningkatan output per kapita
Peningkatan kesejahteraan masyarakat
Pembangunan ekonomi menjadi tidak bermakna apabila :
Sikap mental masyarakat tidak mendukung pembangunan ekonomi
Kualitas sumber daya manusia rendah
Teknologi tidak berkembang

CIRI – CIRI NSB
Tingkat kemakmuran relatif rendah
Produktivitas pekerja sangat rendah
Tingkat pertambahan penduduk sangat tinggi
Kegiatan ekonomi dualistis
Kegiatan ekonomi terpusat di sektor pertanian
Ekspor utama adalah bahan mentah

CIRI – CIRI NEGARA MISKIN:
Mata pencaharian utama adalah pertanian
Ekonomi dualistis
SDA kurang terolah
Pertumbuhan penduduk tinggi
Jumlah pengangguran tinggi
Keterbelakangan ekonomi
Kelangkaan alat modal
Keterbelakangan teknologi

Tiga Tujuan Pembangunan
Meningkatkan ketersediaan dan memperluas distribusi kebutuhan dasar manusia secara langgeng
Meningkatkan standar hidup
Memperluas cakupan pilihan sosial dan ekonomi

PEMBANGUNAN DI INDONESIA
Orde Baru: Sentralistik oleh Bapennas
Dijabarkan dalam Repelita
Daerah menerima alokasi anggaran dan program
Dirasa bukan pembangunan daerah seutuhnya melainkan pembangunan di daerah
Apakah yang dilakukan Orde Baru akan berlanjut?
Bagaimana dengan Desentralisasi?

Klasifikasi Negara

Klasifikasi menurut PBB
Klasifikasi berdasarkan GNP per capita, yaitu least developed, developing nations, dan OPEC
Klasifikasi UNDP (United Nations Development Program)
Klasifikasi berdasarkan HDI (Human Development Index)
Klasifikasi oleh Kriteria OECD (organization for Economic Cooperation and Development)
Low Income, Middle Income,Newly Industrialized, dan OPEC

Klasifikasi Bank Dunia (World Development Report)
Klasifikasi berdasarkan GNI (Gross National Income), yaitu:
Negara berpenghasilan rendah: kurang dari atau sama dng US$ 745
Negara berpenghasilan menengah: antara $ 745 dan $ 8.626
Negara berpenghasilan tinggi: lebih dari atau sama dng $ 9.206

Indikator Sosial

Indikator berdasarkan UNRISD: 9 indikator sosial dan 7 indikator ekonomi. Indikator menurut kriteria UNSRID dihitung berdasarkan tingkat korelasi dengan menggunakan “bobot timbangan” (Tabel 2.3, hl. 26)
Indikator sosial berdasarkan Bank Dunia (Tabel 2.4, hl. 27).
Indeks Mutu Hidup (PQLI)- Morris D. Morris
Merupakan gabungan antara 3 indikator: harapan hidup usia satu tahun, angka kematian, dan tingkat melek huruf (Tabel 2.5., hl. 29)

Indeks Pembangunan Manusia (HDI)
Dilakukan oleh UNDP.
HDI mengukur ‘the average achievement of a country in basic human capabilities’
HDI mengindikasikan tentang kondisi kesehatan, lamanya hidup, tingkat pendidikan, dan standard hidup penduduk
HDI set minimum dan maksimum untuk setiap dimensi di atas dan menunjukkan dimana posisi suatu negara,

antara 0 dan 1
Lamanya hidup dikur dengan life expectancy
Tingkat pendidikan diukur dengan suatu kombinasi adult literacy dan mean years of schooling
Standard hidup penduduk dapat diukur dengan GDP riil per kapita

Contoh:
Adult literacy/illiteracy rate (persentase penduduk yang berusia 15 tahun ke atas yang buta huruf/aksara) berkisar antara 0% sampai 100%. Misalnya suatu negara mempunyai literacy rate 75% artinya dikonversikan sebagai komponen HDI 0,75.
Minimum life expectancy adalah 25 tahun dan maksimum 85 tahun, sehingga apabila suatu negara mempunyai life expectancy adalah 55 tahun, maka dikonversikan ke HDI menjadi 0,5
Minimum income $100 dan maksimum $40,000.

Score dari ketiga dimensi tersebut diatas di rata-rata menjadi overall index

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

KARAKTERISTIK BENCANA DI INDONESIA

KARAKTERISTIK BENCANA DI INDONESIA

Karakteristik Bencana di Indonesia_1

LANDASAN HUKUM
Pembukaan Undang-undang Dasar 1945 aliena keempat menyatakan bahwa “negara mempunyai kewajiban untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia”
Dengan tujuan untuk memberikan perlindungan terhadap kehidupan & penghidupan termasuk perlindugan atas bencana

Penyebab dan Parameter
Pelepasan energi secara tiba-tiba pada zona penunjaman atau patahan aktif yang menyebabkan getaran dan goncangan.
Parameter Gempabumi
Energi di ukur secara instrumental/magnitudo : skala Richter
Tingkat keterasaan dan kerusakan dalam Skala Modified Mercally Intensity (MMI).

PENYEBAB TSUNAMI
Gempabumi, letusan gunungapi (Krakatau 1883), longsoran bawah laut dan meteor jatuh ke laut
Parameter tsunami
Dinyatakan dalam intensitas I – XII, berdasarkan ketinggian gelombang pasang.
Karakteristik
Energi gelombang sangat besar
Tinggi gelombang semakin tinggi didaerah dangkal
Terjadi secara berulang
Tsunami di Indonesia termasuk jenis lokal tsunami

REKOMENDASI TEKNIS
Kejadian tsunami belum dapat di ramal secara pasti, sehingga upaya yang dilakukan adalah penataan kawasan pesisir pantai dan Peningkatan pemahaman masyarakat yaitu;
Green belt/jalur hijau.
Pembuatan jalur evakuasi.
Penentuan lokasi evakuasi.
Pembuatan tembok pemecah gelombang.
Bangunan alami seperti gumuk pasir, pulau karang jangan dimusnahkan, sungai alami yang berkelok-kelok jangan diluruskan karena akan mempercepat landaan tsunami.
Pemberdayaan dan Peningkatan Pemahaman masyarakat tentang tanda-tanda akan terjadi tsunami

PENYEBAB LETUSAN GUNUNGAPI
Pelepasan energi secara tiba-tiba pada akibat tekanan oleh naiknya fluida (magma, gas dan uap air) menuju ke permukaan
Jenis Letusan Gunungapi
Magmatik letusan disertai oleh keluarnya magma atau gas yang berasal dari magma dengan kekuatan tekanan besar.
Freatik letusan yang di dominasi oleh uap air.
Freato magmatik campuran keduanya.

Karakteristik Ancaman
Lontaran “bom” vulkanik
Aliran lava
Gas beracun
Awan panas ( mecapai 1000 o C)
Banjir lahar panas/dingin

REKOMENDASI TEKNIS

Letusan Gunungapi akan berulang apabila energi pelepasan sudah tercapai, disarankan untuk :

Mempertimbangkan peta Bahaya Letusan Gunung api:
Tidak membangun permukiman, bangunan vital dan strategi, serta bangunan lainnya yang mengundang konsentrasi banyak manusia di KRB III.
Hati-hati bermukim di KRB II .
Tidak membangun pemukiman dan aktivitas penduduk di bantaran sungai yang berpotensi terjadi aliran lahar.

BANJIR, GERAKAN TANAH / TANAH LONGSOR BENCANA HIDROMETEROLOGI

Karakteristik

Jenis : Banjir genangan banjir bandang
Penyebab:
Kerusakan lingkungan
intensitas curah hujan tinggi
Drainase / kapasitas aliran rendah : penyempitan, pendangkalan
Topografi
Pasang laut
Kebijakan yang tidak tepat dalam pengelolaan DAS
Parameter:
Luas , kedalaman, durasi genangan
Korban/Kerusakan dan kerugian:
Jiwa, Kerusakan areal pertanian/ tambak, infrastruktur, transportasi, ekonomi (naiknya harga harga kebutuhan)

GERAKAN TANAH

Karakteristik

FAKTOR-FAKTOR YANG MENYEBABKAN TERJADINYA TANAH LONGSOR
CURAH HUJAN
KONDISI
GEOLOGI
KURANGNYA VEGETASI
MORFOLOGI
FAKTOR
MANUSIA

REKOMENDASI TEKNIS
Peningkatan kewaspadaan dan Kesiapsiagaan melalui pemahaman peta Kerentanan Gerakan Tanah:
Tinggi : tidak membangun atau bangunan lainnya yang mengundang konsentrasi banyak manusia
Menengah : dapat membangun bangunan dengan memperhatikan syarat teknis stabilitas lereng dan tidak mengganggu kemiringan lereng. Senantiasa memelihara vegetasi berakar kuat dan dalam.
Rendah hingga sangat rendah : tidak membangun bangunan di bantaran sungai dan lereng dengan kemiring sedang hingga terjal.

KEBAKARAN HUTAN
KARAKTERISTIK
Jenis : permukaan bawah permukaan (lahan gambut)
Penyebab
Alam (pengaruh iklim)
Ulah Manusia (lebih sering terjadi)
Dampak
Parameter bencana :
luas daerah yang terbakar dan sebaran kabut asapan
ISPU
Visibility (jarak pandang)
Korban dan kerugian (meninggal, terganggu kesehatan, gangguan transportasi, gangguan supply logistik dll)
Upaya Penanganan
Preventif : advokasi dan sosialisasi, peraturan dan pengawasan,
Response : Pemadaman oleh semua unsur
Pemadaman udara (TMC dan Water bombing)
Pemadaman darat
Pemulihan : penghutanan kembali

KEKERINGAN
KAKTERISTIK
Jenis Penyebab :
Alam (pengaruh iklim)/Kekeringan Alamiah (Dampak El Nino/ENSO El-Nino Southern Oscillation)
Ulah Manusia (lebih sering terjadi)/ Antropogenik : ketidaktaatan aturan

Dampak
Parameter bencana :
Curah hujan turun terhadap curah hujan normal
Debit air sungai berkurang
Prosentase daun kering pada tanaman
Gagal panen, kelapara, wabah penyakit, korba manusia (meninggal)

Upaya Penanganan
Penataan air (water management) : embung dan waduk
Perbaikan lingkungan
Pemetaan daerah rawan dan perencanaan penanganan yang komprehensif
Pemanfaatan TMC

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

EKONOMI PEMBANGUNAN

PENGERTIAN PEMBANGUNAN
Orang sering berbicara pembangunan maka pertanyaan yang muncul adalah apa yang dimaksud dengan pembangunan

PANDANGAN TRADISIONAL
Mulanya pembangunan ekonomi identik dengan upaya meningkatkan pendapatan perkapita atau populer dengan strategi pertumbuhan ekonomi
Tricle Down Effect (dampak merembes ke bawah)—> pengangguran, kemiskinan dan ketimpangan pendpt dapat dipecahkan.
Keberhasilan pembangunan (GNP perkpt)
Fenomena ini terlihat dalam pemikiran (The Theory of Economic Growth)
Harrod Domar
Arthur Lewis
W.W. Rostow
Hirschman
Rosensteinen Rodan
Nurkse
Leibenstein

PARADIGMA BARU DALAM PEMBANGUNAN
Myrdal, pembangunan sebagai pergerakan ke atas dari seluruh sistem sosial. Growth with change terutama perubahan nilai-nilai dan kelembagaan.
Meire, pertumbuhan ekonomi tdk lagi memuja GNP namun lebih konsen terhadap kualitas dan proses pembangunan.

Download Materi : 1. PEP AGUS SURYA U MJ-L

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

AKUNTANSI BIAYA MERUPAKAN BAGIAN DARI AKUNTANSI KEUANGAN DAN AKUNTANSI MANAJEMEN

Akuntansi biaya adalah proses pencatatan,penggolongan,peringkasan dan penyajian biaya pembuatan dan penjualan produk atau jasa,dengan cara tertentu, serta penafsiran terhadapnya.
Obyek kegiatan akuntansi biaya adalah biaya.
Akuntansi biaya mempunyai tiga tujuan:
Penentuan kos produk
Pengendalian biaya
Pengambilan keputusan khusus

Download Materi :

1.  BAB I AKUNTANSI BIAYA DAN PENGERTIAN BIAYA

2. PPT BAB III.Metode Harga Pokok Pesanan (Ak.Biaya)

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

MANAJEMEN PENANGGULANGAN BENCANA DAN LINGKUNGAN

MANAJEMEN BENCANA

Manajemen bencana adalah suatu proses dinamis, berlanjut dan terpadu untuk meningkatkan kualitas langkah-langkah yang berhubungan dengan observasi dan analisis bencana serta pencegahan, mitigasi, kesiapsiagaan, peringatan dini, penanganan darurat, rehabilitasi dan rekonstruksi bencana. (UU 24/2007).

Manajemen bencana menurut (University of Wisconsin) sebagai serangkaian kegiatan yang didesain untuk mengendalikan situasi bencana dan darurat dan untuk mempersiapkan kerangka untuk membantu orang yang renta bencana untuk menghindari atau mengatasi dampak bencana tersebut.

Manajemen bencana menurut (Universitas British Columbia) ialah proses pembentukan atau penetapan tujuan bersama dan nilai bersama (common value) untuk mendorong pihak-pihak yang terlibat (partisipan) untuk menyusun rencana dan menghadapi baik bencana potensial maupun akual.

Download Materi : Manajemen bencana lingkungan

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

Pendidikan Anti Korupsi

Ulul AlbabKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sangat prihatin atas masih maraknya korupsi di Indonesia. Korupsi seakan-akan tidak pernah berhenti di negeri ini, bahkan bentuk-bentuknya semakin beragam dan canggih. Bila pelakunya pada masa lalu hanyalah para orang tua di atas usia 40 tahun, saat ini banyak koruptor yang berusia muda, di bawah 40 tahun.

Hal tersebut disampaikan Ketua KPK Abraham Samad saat berbicara pada seminar nasional “Upaya Pemberantasan Korupsi di Indonesia“Seharusnya masyarakat Indonesia makmur karena sumber daya alam dan ekonomi Indonesia sangat kuat. Namun sampai sekarang masih menjadi negara berkembang yang masyarakatnya belum sejahtera karena masih banyak korupsi di berbagai bidang, termasuk tiga bidang strategis, yaitu sumber daya energi, ketahanan pangan, dan ekonomi perpajakan. KPK menangani pula tiga bidang tersebut,” ujar Samad dalam seminar yang dimoderatori Prie GS itu. Menurutnya, pada awalnya pemberantasan korupsi di Indonesia lebih menekankan pada pemberantasan korupsi. Namun di tengah upaya itu terus terjadi korupsi sehingga KPK saat ini mengintegrasikan pemberantasan (represif) dan pencegahan (preventif) secara bersamaan. “Budaya antikorupsi harus dibudayakan pada kehidupan sehari-hari masyarakat dari usia dini. KPK melihat dunia perguruan tinggi (PT) sangat strategis dalam menyuarakan pendidikan antikorupsi pada masyarakat,” katanya.

Materi Anti Korupsi Download : 01 Pendidikan Anti Korupsi

Oleh

Dr. Ulul Albab, MS

Tinggalkan komentar

September 17, 2014 · 8:38 am

APLIKASI KOMPUTER

APLIKASI KOMPUTER

Istilah komputer mempunyai arti yang luas dan berbeda bagi setiap orang. Istilah komputer (computer) diambil dari bahasa Latin computare yang berarti menghitung (to compute atau to reckon).
Menurut Blissmer (1985), komputer adalah suatu alat elektronik yang mampu melakukan beberapa tugas, yaitu menerima input, memproses input sesuai dengan instruksi yang diberikan, menyimpan perintah-perintah dan hasil pengolahannya, serta menyediakan output dalam bentuk informasi.
Sedangkan menurut Sanders (1985), komputer adalah sistem elektronik untuk memanipulasi data yang cepat dan tepat serta dirancang dan diorganisasikan supaya secara otomatis menerima dan menyimpan data input, memprosesnya, dan menghasilkan output berdasarkan instruksi-instruksi yang telah tersimpan di dalam memori.

Komputer adalah : Alat elektronik, Dapat menerima input data, Dapat mengolah data, Dapat memberikan informasi, Menggunakaan suatu program yang tersimpan di memori komputer, Dapat menyimpan program dan hasil pengolahan, Bekerja secara otomatis.

By: AGUS SURYABHARMAWAN, SE, MM

Download Materi
1. APLIKOM FOR UNITOMO baru
2. JENIS-JENIS KOMPUTER
3. INTRODUCTION INTERNET
4. INTERNET FOR EDUCATION new
5. TOPOLOGI JARINGAN KOMP new

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

Pengantar Ekonomi Mikro Teori Perilaku Konsumen

Pengantar Ekonomi Mikro
Teori Perilaku Konsumen

  • Ada dua pendekatan
  1. Pendekatan nilai guna (Utiliti) kardinal Yaitu kenikmatan konsumen dapat dinyatakan secara kuantitatif
  2. Pendekatan nilai guna (Utiliti) ordinal Yaitu kenikmatan konsumen tidak dapat dinyatakan secara kuatitatif

Download teori-tingkah-laku-konsumen

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

Pengantar Ekonomi Makro I

Pengantar Ekonomi Makro I
Dosen : Shanty Ratna Damayanti

Perlunya belajar ilmu ekonomi
Manusia butuh barang dan jasa,

  • Barang     : alat pemuas keinginan yang dibuat oleh manusia yang dapat dilihat , diraba dan di timbang
  • Jasa          : alat pemuas keinginan yang tidak dapat dilihat ,diraba tetapi bisa diukur dan dirasakan

Pokok masalah ekonomi

  1. Untuk dapat hidup layak kebutuhan manusia bermacam-macam atau tidak terbatas.
  2. SDA sebagai sumber produksi barang dan jasa terbatas jumlahnya (langka), shg untuk memperolehnya diperlukan pengorbanan, karena langka maka perlu memilih (choices) mana yang penting didahulukan.Perbuatan memilih merupakan inti ilmu ekonomi.
  3. Sumber-sumber alam dalam bentuk aslinya tidak dapat langsung digunakan untuk memenuhi keinginan manusia, melainkan harus diubah bentuknya, jumlahnya, dipindahkan tempatnya atau disimpan untuk waktu yang akan datang.

Download Materi
1.Pendahuluan
BAB 2 Masalah utama perekonomian
BAB 3 Pendapatan Nasional

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

Materi UKBI berupa penggunaan bahasa Indonesia

Undangan

Untuk meningkatkan wawasan mahasiswa bahasa Indonesia terhadap bahasa dan sastra Indonesia, Universitas Dr. Soetomo Surabaya bekerja sama dengan Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur akan menyelenggarakan Sosialisasi dan Tes Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) besok pada:

Guna kelancaran penyelenggaraan, kami sampaikan hal-hal berikut:

  • biaya per peserta sebesar Rp25.000,00
  • peserta membawa pensil 2B, karet penghapus, dan alas untuk menulis;
  • setiap peserta mendapatkan sertifikat UKBI yang mencantumkan hasil tes;
  • untuk memperoleh kepastian jumlah peserta, dimohon dosen Pembimbing Bahasa Indonesia Dra. Wahyu Widayati, M.Pd., M.Si.

Materi Uji

Materi UKBI berupa penggunaan bahasa Indonesia dalam berbagai situasi dan laras, seperti sejarah, kebudayaan, hukum, teknologi, dan ekonomi. Materi itu berasal dari berbagai sumber, baik wacana komunikasi lisan sehari-hari di masyarakat maupun wacana tulis di media massa, buku acuan, dan tempat umum.

Dengan materi itu, UKBI menguji kemampuan seseorang dalam berkomunikasi lisan dan tulis dalam bahasa Indonesia. Kemampuan itu dapat diukur dari keterampilan mendengarkan, membaca, menulis, dan berbicara, serta pengetahuan tentang kaidah bahasa Indonesia. Berkaitan dengan aspek keterampilan berbahasa dan pengetahuan bahasa itu, UKBI berisi lima seksi berikut.

Seksi I (Mendengarkan)
Seksi ini bertujuan mengukur kemampuan memahami informasi yang diungkapkan secara lisan, baik dalam bentuk dialog maupun monolog. Seksi ini terdiri atas 40 butir soal pilihan ganda dengan alokasi waktu 25 menit.

Seksi II (Merespons Kaidah)
Seksi ini bertujuan mengukur kemampuan merespons penggunaan kaidah bahasa Indonesia ragam formal, yaitu ejaan, bentuk dan pilihan kata, serta kalimat. Seksi ini terdiri atas 25 butir soal pilihan ganda dengan alokasi waktu 20 menit.

Seksi III (Membaca)
Seksi ini bertujuan mengukur kemampuan memahami isi wacana tulis. Seksi ini terdiri atas 40 butir soal pilihan ganda dengan alokasi waktu 45 menit.

Seksi IV (Menulis)
Seksi ini bertujuan mengukur kemampuan menggunakan bahasa Indonesia tulis berdasarkan informasi yang terdapat dalam diagram, tabel, atau gambar. Dalam seksi ini terdapat satu soal dengan alokasi waktu 30 menit untuk menulis wacana 200 kata.

Seksi V (Berbicara)
Seksi ini bertujuan mengukur kemampuan menggunakan bahasa Indonesia lisan berdasarkan informasi yang terdapat dalam diagram, tabel, atau gambar. Dalam seksi ini terdapat satu soal dengan alokasi waktu 15 menit untuk menyajikan gagasan secara lisan.

Sumber : http://badanbahasa.kemdikbud.go.id/ukbi/v2/index.php/materi-uji

Unduh Simulasi UKBI Materi UKBI berupa penggunaan bahasa Indonesia

sertifikat-depan2

Tinggalkan komentar

Januari 16, 2014 · 3:54 am